Mengenal Jalak, si Raja Pasar Burung Tahun 90-an

Tuesday, September 6th 2016. | Untuk Burung

Para pecinta burung tentu mengenal burung yang satu ini. Artikel kali ini berjudul mengenal jalak, si raja pasar burung tahun 90-an. Jalak adalah salah satu spesies burung dari famili Sturnidae atau burung kicau. Jalak sering dijumpai di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Dari sekitar 31 spesies burung jalak, 25 di antaranya hidup di Indonesia.

Burung jalak memiliki karakteristik hidup berkelompok, makanan utamanya adalah buah-buahan dan serangga. Sering dijumpai di hutan tropis maupun lahan rumput yang luas, mereka memilih untuk bersarang di lubang-lubang pohon besar. Ukuran tubuhnya sedang, berkaki kuat, serta memiliki kemampuan terbang yang kuat dan terukur.

Jalak

Jalak

Selain karakteristik tersebut, burung jalak juga terkenal akan kicauannya. Burung jalak memiliki suara yang lantang, juga kemampuan untuk meniru suara-suara lain yang sering didengarnya.

Burung jalak suka makan buah dan serangga. Di penangkaran, pemelihara jalak memberikan jangkrik sebagai pakan selingan. Jangkrik menambah kemampuan mengoceh burung jalak. Oleh karena itu, kini dikembangkan olahan jangkrik menjadi tepung dan jangkrik kering. Fungsinya sama, namun kandungan nutrisi serta ketahanannya jauh lebih baik. Satu Kilogram tepung jangkrik setara dengan 10 kilogram jangkrik hidup. Maka bisa dibayangkan kebaikan apa saja yang terdapat dalam tepung jangkrik sebagai pakan burung jalak.

Baca juga: Manfaat Makanan Alternatif  Untuk Burung Jalak

Beberapa spesies burung jalak yang hidup di Indonesia antara lain burung jalak suren, jalak bali, jalak nias, beo , jalak kerbau dan jalak putih. Wilayah persebarannya meliputi Pulau Jawa, Bali dan Sumatera.

Jalak Putih

Jalak Putih

Pada tahun 90-an, burung jalak sangat populer di kalangan pecinta burung. Di berbagai ajang lomba burung kicau, jalak seringkali tampil mendominasi. Oleh karena itu jalak menjadi salah satu jenis burung kicau termahal di Indonesia. Namun tren hobi burung jalak tidak berlangsung lama akibat serbuan burung kicau impor, seperti lovebird dan kenari.

Sayangnya, beberapa jenis jalak terancam punah akibat hilangnya habitat dan perburuan yang tidak terkendali. Jalak bali misalnya, nyanyian merdu serta penampilan fisik yang eksotis membuatnya banyak dicari orang. Keberadaannya semakin langka sehingga pemerintah menetapkan status perlindungan pada spesies ini. Inilah yang membuat harga jalak bali menjadi sangat tinggi, termahal di antara burung kicau lainnya. Harga jalak bali dewasa mencapai Rp25.000.000,- per pasang.

tags: , , , , , , , ,