Mengenal Sugar Glider dan Makanannya

Monday, August 15th 2016. | Untuk Sugar Glider

Mengenal sugar glider dan makanannya yang biasa dan umum di berikan. Binatang peliharaan yang dikenal dengan nama sugar glider ini memang unik. Bentuknya seperti tupai terbang yang bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Seperti namanya, sugar glider menyukai rasa makanan yang manis. Selain itu, binatang yang bersifat nokturnal ini juga menyukai serangga dan hewan-hewan kecil.

Cara Merawat Sugar Glider

Cara Merawat Sugar Glider

Cara Merawat Sugar Glider

Karena bentuknya yang terlihat lucu dan imut, sugar glider menjadi binatang peliharaan yang menyenangkan. Namun, supaya binatang ini bisa bertahan hidup, kita harus merawatnya dengan benar. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat memelihara sugar glider antara lain adalah kandang dan makanannya.
Kandang sugar glider harus selalu dalam keadaan bersih. Dia juga memerlukan tempat untuk tidur serta tempat makan dan minum di dalam kandang tersebut. Sedangkan untuk makanan, pilihan makanan sugar glider cukup beragam.

Binatang ini bisa makan bubur susu, sayur-sayuran dan buah-buahan, atau hewan-hewan kecil seperti jangkrik dan ulat sebagai sumber protein. Supaya kebutuhan gizi sugar glider tercukupi, makanan yang diberikan sebaiknya bergantian setiap hari. Jika makanannya cukup dan seimbang, sugar glider akan terlihat sehat dan usianya pun panjang.

Membutuhkan Jangkrik Sebagai Sumber Protein

Membutuhkan Jangkrik

Membutuhkan Jangkrik

Bukan hanya manusia, sugar glider juga membutuhkan protein untuk perkembangannya. Kandungan protein biasanya didapatkan dari hewan-hewan kecil seperti jangkrik. Cara sugar glider mengonsumsi jangkrik adalah dengan mengisap cairan yang ada dalam tubuh jangkrik. Kadang-kadang, dia juga mengunyah lalu memuntahkan sebagian jangkrik yang sudah dimakannya tersebut.

Kondisi tersebut mengakibatkan nutrisi jangkrik tidak dapat diserap dengan optimal, karena kurang dari 50% saja bagian tubuh jangkrik yang di konsumsi. Sehingga kandungan protein yang terdapat di bagian jangkrik yang dibuang tidak bisa di manfaatkan. Gejala hanya menghisap cairan tubuh jangkrik, penulis menduga hal ini erat kaitannya dengan sifat jangkrik yang alot atau liat. Sehingga sugar glider sulit mengunyah atau bahkan jika di makan menyebakan organ pencernaan bekerja berat. Jadi sugar glider menjadi trauma makan jangkrik hidup utuh, sehingga hanya menghisap cairan tubuhnya saja.

Meskipun demikian, pemilik sugar glider harus tetap menyediakan jangkrik untuk kebutuhan peliharaan kesayangannya. Selain memberikan jangkrik hidup, solusi lain yang bisa dilakukan adalah menawarkan jangkrik kering atau tepung jangkrik untuk sugar glider. Jika awalnya sugar glider tidak menyukai jangkrik kering ini, hal itu wajar saja. Binatang ini memang cenderung menolak makanan yang belum dikenalnya.

Baca juga : Jangkrik Hidup VS Jangkrik Kering

Hebatnya, jangkrik kering ini bisa dihaluskan sehingga sugar glider bisa memakannya dalam wujud yang berbeda. Setelah terbiasa dengan aromanya, jangkrik kering pun tidak usah dihaluskan lagi. Pemilik sugar glider yang tidak ingin repot menyediakan jangkrik hidup sebagai sumber protein bagi binatang peliharaannya sebaiknya memilih jenis jangkrik kering tersebut.

tags: , , , , , , , ,