Ragam Sugar Glider dan Trik Memeliharanya

Wednesday, August 31st 2016. | Untuk Sugar Glider

Apa itu sugar glider?

Cara Merawat Sugar Glider

Cara Merawat Sugar Glidersu

            Bagi yang belum pernah mendengarnya, sugar glider adalah binatang peliharaan unik yang berasal dari Papua, Indonesia Timur, Tasmania (Australia), dan Papua Nugini. Mereka adalah semacam tupai pohon nokturnal, yaitu tupai yang terjaga di malam hari. Buat yang penasaran, mari kita telaah perbedaan jenis mereka dan trik memeliharanya:

1. Classic grey

Sesuai namanya, sugar glider ini bulunya banyak yang berwarna abu-abu. Bagian putihnya hanya ada di bagian dada, telapak kaki, dan sebagian wajah. Harganya paling murah, yaitu sekitar Rp250.000.

2. White face

Sugar glider yang satu ini wajahnya lebih putih daripada classic grey. Harganya pun lebih mahal, yaitu berkisar antara tiga hingga enam jutaan rupiah.

Baca juga: Kandungan Nutrisi Jangkrik

3. White tip

Bagaimana dengan jenis ini? Meski sebagian besar bulunya berwarna hitam, ujung ekornya berwarna putih. Jenis ini lebih sulit didapatkan dan harganya bisa mencapai sekitar lima hingga delapan jutaan rupiah.

4. Mosaic

Namanya terdengar indah, bukan? Sekilas sugar glider jenis ini mirip dengan saudaranya yang berwajah putih, terutama pada guratan abu-abu muda pada garis tulang punggung mereka. Bedanya, jenis White Face hanya putih di wajah, sementara sebagian besar tubuh jenis Mosaic berwarna putih. Harganya sama seperti jenis White Tip.

5. Albino

Albino termasuk jenis sugar glider yang sangat langka dan susah ditemukan, sehingga harganya bisa sampai 10 – 15 juta rupiah. Sesuai namanya juga, jenis ini juga berbulu pucat dengan mata berwarna merah.

6. Leucistic

Bagaimana dengan jenis yang satu ini? Mirip dengan saudaranya yang albino, Leucistic juga berkulit pucat, langka, dan harganya sampai 10 – 15 juta rupiah. Bedanya, mata mereka berwarna hitam.

Lalu, bagaimana cara memelihara sugar glider?

Mengingat binatang ini bersifat sosial, alias senang berkumpul dengan sesamanya, jangan pisahkan mereka dari yang lain agar tidak stres. Mereka termasuk omnivora, jadi Anda bisa memberi mereka buah-buahan (misalnya: apel, pisang, atau anggur), sayuran (misalnya: brokoli, wortel, atau jagung), dan daging hewan lain. (Misalnya: serangga seperti jangkrik, ulat, dan belalang.) Selain itu, jangan lupa berikan mereka air minum dan jaga kebersihan kandang mereka. Mudah, bukan?


Sumber:

http://www.situshewan.com/2014/08/mengenal-sugar-glider-si-hewan-saku.html
http://www.duniaq.com/harga-dan-jenis-sugar-glider/
http://www.suaraburungs.com/2015/01/perawatan-hewan-peliharan-sugar-glider.html

tags: , , , , , , , , ,